Merantau Ke Deli (HAMKA)

Posted by Buku Islami on August - 29 - 2012
merantau ke deli
Rp. 60.000
Hemat: Rp. 10.000
Rp. 50.000
  • Penulis : HAMKA
  • Penerbit : Bulan Bintang 1977
  • Sampul : Hardcover
  • Tebal : 194 Halaman

Merantau Ke Deli. Merantau Ke Deli merupakan Novel Best Seller karya HAMKA. Menceritakan tentang kehidupan rumah tangga antara Leman dan Poeniem yang dipenuhi dengan suka duka yang sangat menyentuh disetiap alur ceritanya. Buya HAMKA begitu pandai menuliskan setip alur cerita pada Novel Merantau Ke Deli ini. Mengambil Latar belakang tempat di Kota Deli, Sumatera. Yang saat itu merupakan pusat perdagangan yang sangat masyhur. Berikut sinopsis dari Merantau Ke Deli Karya HAMKA :

Ketika Karcis Kereta Api telah dibelinya, tiba-tiba muncullah Suyono dan Poeniem di stasiun. Leman dan anak istrinya telah berada didalam kereta api. Dengan cepat datanglah Suyono dan Poeniem kedekat mereka, mengulurkan tangan untuk berma’af – ma’afan pula. Ketika Poeniem menjabat tangan Mariatun, dan Suyono menjabat tangan Leman, sama-sama kelihatan suatu perasaan yang membendung hati dalam dada yang sesak, tetapi ditekan keras. Ketika akan turun, dan kondektur telah memberi ingat bahwa kereat akan berangkat dan disebutkannya stasiun-stasiun tempat berhenti, Leman mengulurkan kepalanya dari jendela. Waktu itulah Poniem menggegamkan sehelai uang kertas ke tangan anak yang dalam pangkuan Mariatun itu.

Pluit kondektur berbunyi, pengantar-pengantar turunlah kebawah, dan dengan berangsur-angsur, perlahan mulanya, kencang dan bertambah kencang, kereta apipun keluarlah dari stasiun. Suyono melambaikan tangan dan senyum tapi air matanya menggelanggang. Poniem menggigit ujung selendangnya menahan tangis, melihat kereta api bertambah jauh…

Selamat menikmati suguhan sastra istimewa dari Prof. Dr. Buya HAMKA dalam novel Merantau Ke Deli hanya di bukubukuislami.com

Be Sociable, Share!

2 Responses so far.

  1. emmanuel goffar says:

    Satu hal yang pasti,
    saya menyadari sekarang bahwa sudah melakukan kesalahan besar dengan keterlambatan membahas lebih dalam substansi karya besar ini, banyak pengalaman baru luar biasa yang didapat di dalamnya yang memberikan kekayaan psikologi, spiritul, serta makna hidup dan kehidupan!!!

  2. Banyak sekali kita dapatkan pengalaman ketika kita membaca karya HAMKA YANG BERNILAI INI , Tidak seperti karangan orang sekarang yang selalu menunggah aspek nafsu birahi ketimbang aspek sosial yang mengungkapkan rasa haru betapa rasa sosial yang berharga seperti ini adalah barang langka sekarang ini yang sukar didapat maka pantaslah HAMKA selalu di juluki orang dengan seniman AIR MATA seolah penanya jinak dan ramah bila menggoreskan kata kata ysng sendu sehingga irama inilah yang di gunakan HAMKA sebagai bumbu pnyedap tulisannya dan dekat dengan para pencintanya.