Siti Nurbaya (Kasih Tak Sampai)

Posted by Buku Islami on January - 10 - 2014

Rp. 72.000
Hemat: Rp. 7.000
Rp. 65.000
  • Penulis : Marah Rusli
  • Penerbit : Balai Pustaka
  • Tebal : 271 Halaman
  • Kertas : HVS
  • Sampul : Soft Cover

Novel Siti Nurbaya. Novel Siti Nurbaya menceritakan tentang kisah cinta dua orang remaja yang saling mencintai dengan tulus satu sama lain, namun mereka harus menghadapi berbagai cobaan yang datang dari lingkungan dan keluarga mereka sendiri. Novel Siti Nurbaya merupakan Novel Best Seller, karna kisahnya begitu kental dengan adat yang terdapat disalah satu daerah di Indonesia. Novel Siti Nurbaya akan membawa anda pada kisah cinta dua remaja yang mengharukan, karna kasih cinta mereka tidak berakhir dengan kebahagiaan…

Samsulbahri, mendengar peristiwa yang menimpa diri kekasihnya itu lewat surat Sitti Nurbaya, juga ikut prihatin. Cintanya kepada Sitti Nurbaya tidak mudah begitu saja ia lupakan. Oleh karena itu, ketika liburan, ia pulang ke Padang, dan menyempatkan diri menengok Baginda Sulaiman yang sedang sakit. Kebetulan pula, Sitti Nurbaya pada saat yang sama sedang menjenguk ayahnya. Tanpa sengaja, keduanya pun bertemu lalu saling menceritakan pengalaman masing-masing.

Ketika mereka sedang asyik mengobrol, datanglah Datuk Meringgih. Sifat Meringgih yang culas dan selalu berprasangka itu, tentu saja menyangka kedua orang itu telah melakukan perbuatan yang tidak pantas. Samsulbahri yang tidak merasa tidak melakukan hal yang tidak patut, berusaha membela diri dari tuduhan keji itu. Pertengkaran pun tak dapat dihindarkan.

Pada saat pertengkaran terjadi, ayah Sitti Nurbaya berusaha datang ke tempat kejadian. Namun, karena kondisinya yang kurang sehat, ia jatuh dari tangga hingga menemui ajalnya.

Ternyata ekor perkelahian itu tak hanya sampai di situ. Ayah Samsulbahri yang merasa maluatas tuduhan yang ditimpakan kepada anaknya, kemudian mengusir Samsulbahri. Pemuda itu terpaksa kembali ke Jakarta. Sementara Sitti Nurbaya, sejak ayahnya meninggal merasa dirinya telah bebas dan tidak perlu lagi tunduk dan patuh kepada Datuk Meringgih. Sejak saat itu ia tinggal menumpang bersama salah seorang familinya yang bernama Aminah.

Sekali waktu, Sitti Nurbaya bermaksud menyusul kekasihnya ke Jakarta. Namun, akibat tipu muslihat dan akal licik Datuk Meringgih yang menuduhnya telah mencuri harta perhiasan bekas suaminya itu, Sitti Nurbaya terpaksa kembali ke Padang. Oleh karena Sitti Nurbaya tidak bersalah, akhirnya ia bebas dari tuduhan. Namun, Datuk Meringgih masih juga belum puas. Ia kemudian menyuruh seseorang untuk meracun Sitti Nurbaya. Kali ini, perbuatannya berhasil. Sitti Nurbaya meninggal karena keracunan.

Dapatkan Novel Siti Nurbaya hanya di www.bukubukuislami.com, siti nurbaya merupakan buku sastra yang amat penting dalam sejarah kesusastraan di Indonesia.

Be Sociable, Share!